Bisnis Kambing Membuat Kamu Bisa Umroh

Bisnis Kambing Membuat Kamu Bisa Umroh – Barangkali sebagian dari kita ada yang pernah berujar, “Bisnis kambing itu lama”, “bisnis kambing kan musiman, udah banyak lagi yang jalanin”, “ternak kambing ribet ahh”, “bisnis kambing itu kan bauuu”. Hehe, yah, dan masih banyak lagi alasan-alasan serupa mengenai bisnis hewan ternak satu ini.

Tapi apakah saudara sekalian tahu? Bahwa bisnis kambing ternyata membuat kesempatan kita untuk bisa menunaikan ibadah umroh menjadi lebih besar.

Loh? Kenapa bisa?

Mari kita berhitung kasar bersama. Sejauh apa sih sebenarnya kesemparan umroh menanti kita dengan hanya bermodalkan bisnis kambing, yang oleh sebagian orang dikatakan bisnis “kurang cepet”, bisnis musiman dan lain sebagainya itu.

Tahukah saudara, permintaan terhadap daging kambing di Indonesia pada setiap tahunnya ternyata terus mengalami peningkatan yang optimis. Puslitbang Sosial Ekonomi Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, pernah merilis trend peningkatan permintaan daging segar di Indonesia. Pada data tersebut, posisi permintaan akan daging kambing mengalami peningkatan yang konsisten. Bahkan diproyeksikan meningkat naik setiap tahunnya.

Ditambah lagi ternyata angka impor daging kambing juga masih cukup besar. Apa arti dari hal tersebut? Ya, hal itu menandakan bahwa kebutuhan dan permintaan besar akan daging kambing cukup besar, namun penawaran atau suplai akan kambing masih belum mencukupi.

Nah, di sinilah terbuka kesempatan bagi kita yang ingin memperoleh berkah lebih. Kambing, selain dikenal sebagai hewan ternak dan komoditas perdagangan, ternyata juga dapat berfungsi sebagai aset investasi yang mampu bertahan dan bahkan berkembang. Inilah keunikannya berbisnis ternak kambing, sebagaimana yang juga telah dijalankan oleh Algira Kampung Qurban.

Dalam beberapa tahun ini, jika kita perhatikan maka rata-rata laba untuk penjualan satu ekor kambing berusia satu tahun bisa mencapai Rp. 200ribu, sedangkan untuk kambing Tua berusia 2 tahun ke atas, maka laba rata-rata bahkan lebih tinggi lagi mencapai Rp. 400ribu-Rp. 700.000. Hitungan tersebut jika kita beternak sendiri.

Sekarang sudah bisa terbayang bukan? Jika saudara sekalian ingin Umroh, katakanlah biayannya saat ini Rp. 20 juta, maka berapa kambing usia 1 tahun yang perlu kita ternak? Ya, lebih kurang 100 ekor kambing muda. Jika kambing berusia 2 tahunan, maka kita hanya perlu 50 ekor kambing. Dan karena stabilnya harga kambing terhadap inflasi, sama seperti emas. Maka jumlah kambing yang kita butuhkan InsyaAllah akan relatif stabil, berbeda dengan investasi kita dalam bentuk lain, apalagi tabungan uang yang tiap tahun ada kemungkinan mengalami inflasi.

Bagaimana? mudah bukan? Tertarik beternak kambing?

Bagaimana kalau investasi tanah kavling dapat kambing? Nantikan di Algira Kampung Qurban